Saturday, June 19, 2010

Bermain Bersama Hiu di Kepulauan Karimunjawa

Posting tamu oleh: Krishna Adi

Kepulauan Karimunjawa adalah gugusan kepulauan yang terletak di Laut Jawa, sekitar 120 km arah utara Semarang atau 90 km utara Jepara. Belakangan ini, popularitas Karimunjawa sebagai tujuan wisata semakin menanjak. Perjalanan ke Karimunjawa ini saya lakukan pada bulan Agustus 2009, bulan yang cukup baik untuk mengunjungi Karimunjawa, karena cuaca yang bersahabat dan ombak yang tidak terlalu besar.

How to get there?
Ada dua alternatif jalan untuk mencapai Karimunjawa.

Pertama, menggunakan kapal cepat dari Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang. Kapal cepat ini diberi nama Kapal Cepat Kartini. Kondisi kapal ini cukup baik dan untuk mencapai Karimunjawa hanya dibutuhkan waktu 3-4 jam dari Semarang.

Cara kedua adalah menggunakan kapal jenis Ro-Ro, yang diberi nama KM Muria, dari kota Jepara. Oleh karena jenis kapal yang digunakan adalah Ro-Ro, waktu tempuhnya lebih lama dibandingkan dengan Kapal Cepat Kartini, yaitu sekitar 6-7 jam.

Yang perlu dicatat adalah: untuk membeli tiket kapal cepat Kartini dan tiket kelas VIP KM Muria terkadang diperlukan pemesanan di muka. Tidak jarang, tiket kapal cepat Kartini dan VIP KM Muria sudah habis pada hari-H pemberangkatan.

Kapal Cepat Kartini
Jadwal kapal :
- Sabtu pukul 09.00 Semarang – Karimunjawa
- Minggu pukul 14.00 Karimunjawa – Semarang
Tiket: Rp 131.000 (eksekutif) – Rp 111.000 (bisnis)

KM Muria
Jadwal kapal:
- Rabu dan Sabtu pukul 08.00 Jepara – Karimunjawa
- Kamis dan Senin pukul 08.00 Karimunjawa – Jepara
Tiket: Rp 60.250 (VIP), Rp 30.000 (ekonomi)

Penginapan Murah di Karimunjawa
Banyak sekali penginapan murah yang dapat ditempati di Karimunjawa. Umumnya penginapan-penginapan ini merupakan rumah penduduk yang kamarnya sengaja disewakan untuk para pengunjung.

Saya menginap di Penginapan Mulya Indah. Tarif menginap semalam per kamar adalah Rp 60.000 untuk dua orang. Kamarnya cukup bersih dan luas, namun kamar mandi berada di luar. Kita bisa minta ibu pemilik penginapan untuk menyiapkan makanan dengan ongkos Rp 20.000 per orang. Jika ingin makan di luar, bisa makan di warung nasi Bu Ester yang enak dan murah (asal tidak memesan ayam karena ayam merupakan barang mahal di sini).


Kamar yang saya tempati di penginapan Mulya Indah.
Foto (c) Krishna Adi, 2009

Berkeliling Pulau dengan Perahu Nelayan
Untuk berkeliling dari satu pulau ke pulau lain, saya menyewa perahu nelayan. Tahun lalu, ongkos sewa perahu adalah Rp 250.000 dari pagi hingga sore. Tiap perahu bisa menampung 10-15 orang. Jadi, semakin banyak teman perjalanan, ongkos perahu akan semakin murah. Untuk menyewa peralatan snorkelling, butuh biaya tambahan lagi, sekitar 20-30 ribu rupiah.

Ada banyak pulau-pulau kecil di sekitar pulau utama. Pulau yang populer adalah Pulau Menjangan Besar, Menjangan Kecil, Cemara Besar, Cemara Kecil, dan Tanjung Gelam.

Berenang Bersama Hiu
Jika ingin merasakan sensasi adrenalin memuncak, yaitu berenang bersama hiu, pulau Menjangan Besar harus dikunjungi. Di pulau tersebut, terdapat keramba yang berisi hiu hitam, hiu putih, barakuda, dan penyu. Pengunjung diperbolehkan berenang bersama hiu hitam namun jangan coba-coba berenang di kolam hiu putih dan barakuda. Dijamin tidak akan selamat.


Kolam penuh dengan Hiu. Berani berenang disini?
Foto (c) Krishna Adi, 2009

Pulau-Pulau Indah di Karimunjawa
Pulau Menjangan Kecil terletak tidak jauh dari Menjangan Besar. Di sini pantainya tidak terlalu spektakuler namun tetap indah. Namun, hal yang cukup menyebalkan adalah adanya retribusi untuk memasuki pulau ini, Rp 10.000 per orang.


Pulau Menjangan Kecil
Foto (c) Krishna Adi, 2009

Menurut saya, pulau Cemara Besar dan Cemara Kecil adalah alasan mengapa anda harus pergi ke Karimunjawa. Pantai pasir putih dengan air sebening kristal, tenang dan tidak berombak, layaknya kolam renang raksasa, dengan gradasi warna air laut yang sangat menarik membuat dua pulau ini sangat wajib untuk dikunjungi.

Menurut saya, pemandangan di pulau Cemara ini menyerupai foto pantai-pantai di Maldives, Pasifik, atau Karibia yang sering saya lihat di internet. Pemandangan bawah lautnya juga cukup menarik. Saya bahkan bertemu dengan nemo disini.

Kiri: Pulau Cemara Besar; Kanan: Pulau Cemara Kecil.
Foto (c) Krishna Adi, 2009

Tanjung Gelam merupakan tempat yang sempurna untuk menutup perjalanan keliling pulau. Tempat ini merupakan tempat yang sempurna untuk melihat sunset.

Sunset di Tanjung Gelam
Foto (c) Krishna Adi, 2009

Karimunjawa, Pantai yang Lebih Indah dari Ko Phuket & Ko Phi Phi
Kesimpulan dari perjalanan saya ke Karimunjawa adalah kepulauan ini menawarkan pantai-pantai yang sangat indah dan eksotis. Saya pribadi lebih menyukai keindahan Karimunjawa daripada Phuket maupun PhiPhi Island yang pernah saya kunjungi juga.

Sayangnya, untuk mencapai Karimunjawa masih cukup sulit karena kapal tidak beroperasi setiap hari dan seringkali tiket kapal sudah habis pada hari-H pemberangkatan.

Haaaaah, rasanya ingin sekali kembali kesana. :)


Profil Kontributor
Krishna, adalah seorang mahasiswa kedokteran tingkat akhir (ko-as) di universitas negeri di Jakarta. Menurut Krishna, travelling sudah dimulai dari merencanakan perjalanan, karena perlu perencanaan yang matang agar tidak ada objek wisata yang tertinggal serta agar tidak mudah tertipu dengan tourist scam yang ada di lokasi wisata. Tempat favoritnya untuk berlibur adalah pantai berpasir putih dengan laut berwarna biru kristal tanpa ombak. Catatan perjalanan Krishna lainnya dapat dilihat di websitenya, belah melon.

0 comments:

Post a Comment

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Web Hosting